Selasa, 06 November 2018

Multimedia#3

Review teknologi selanjutnya adalah Flip. Flip merupakan aplikasi atau web yang dapat membantu kita dalam mentransfer uang dari bank yang berbeda.
Tujuannya adalah supaya konsumen yang ingin transfer berbeda bank dapat menghemat biaya transfer serendah-rendahnya. 


Flip sangat membantu dalam transaksi online bilamana ternyata bank tujuan berbeda dengan yang kita miliki. Ups, masyaallah ibu-ibu yang sukanya belanja. Astaghfirullah, ujung-ujungnya dimarahi suami karena kebanyakan belanja. Eits, flip ini bukan cuma buat belanja aja sih. Kadang buat infaq atau sadaqah bulanan juga bisa karena 2,5% harta kita adalah hak para fakir miskin atau orang yang membutuhkan.

Bagi pengguna baru kita daftar dulu dengan mengisi beberapa keterangan. Setelah memiliki akun, kita bisa langsung masuk dengan akun yang kita miliki.
Beberapa bank yang tersedia dalam Flip.
Kegiatan transfer dalam Flip diawasi oleh Bank Indonesia. Prosesnya pun tidak lebih dari satu jam.
Bagaimana caranya transfer uang? Pertama, mulai dengan klik "Kirim Uang".

Kedua, isi keterangan rekening yang digunakan, rekening tujuan, nominal pengiriman. Kemudian lanjutkan verifikasi.

Selanjutnya akan muncul layar verifikasi dengan rincian pengiriman dan transfer.

Kemudian akan muncul review sebagai berikut.

 Selanjutnya muncul nominal transfer yang harus kita transfer ke rekening Flip.


Jumlah nominal transfer akan ada tambahan nomor di belakang sebagai kode unik. Setelah transfer, kita diharapkan mengirim juga bukti transfer untuk memudahkan pengecekan data. Lalu kita klik "Saya sudah Transfer" sebagai akhir tahap transaksi. Bilamana transaksi berhasil, pihak Flip akan mengirimkan bukti transaksi ke email kita. Kita pun bisa log out dan tidak perlu menunggu.

 Pada settingan Flip, terdapat beberapa fitur. Pertama, "Catatan Transaksi" untuk mengetahui detail transaksi yang kita buat. Kedua, "Undang Teman" untuk mengajak teman menggunakan aplikasi ini. Ketiga, "Permintaan Refund" untuk meminta transfer kembali uang kita. Keempat, "Link Flip". Kelima, "Pengaturan". Keenam, "Log out" untuk keluar.

#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level12
#KeluargaMultimedia

Minggu, 04 November 2018

Multimedia#2

Alhamdulillah, semenjak mengikuti matrikulasi IIP, pengetahuan teknologi saya semakin meningkat. Contohnya, dulu yang selalu kebingungan masalah memori handphone, baik itu internal maupun eksternal, sekarang sudah tidak lagi. Karena sekarang sudah tahu yang namanya google drive.
Google drive bisa untuk menyimpan file-file, seperti resume diskusi atau kulwap, resep masakan, dan pdf penting lainnya yang memungkinkan kemudian hari saya mencari-cari.

Google drive juga menyediakan Google doc, sheet, dan slides. Kita juga dapat mengelompokkan beberapa file ke dalam suatu folder, sehingga memudahkan kita untuk membuka lagi file di kemudian hari karena lebih tertata dalam folder. Selain itu, kita juga bisa mengupload file yang sudah kita buat ke G-drive untuk dishare.
Hal ini sangat memudahkan kita ketika kita perlu bikin tulisan atau semacamnya di handphone. Maklum lah, emak-emak kadang males buka laptop karena ngurusin anak. Hehehe.

Google doc atau G-doc sama seperti dengan Microsoft Word. Fitur-fiturnya hampir sama dg Ms. Word. Namun tentunya tidak selengkap seperti kita buka komputer atau laptop.

Google Sheet atau G-Sheet pun memiliki fitur seperti Microsoft Excel.
Kadang-kadang saya mencatat pengeluaran bulanan di G-Sheet ini juga.

Google Slides atau G-Slides juga seperti Microsoft Powerpoint.

Fitur-fitur Google Drive sebenarnya tidak asing lagi bagi orang-orang yang sudah terbiasa dengan Microsoft Office. Dengan adanya G-Drive saya sudah tidak bingung lagi menyimpan data.

#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Jumat, 02 November 2018

Multimedia #1

Masyaallah, umi kebingungan sendiri mau start dari mana tentang teknologi atau aplikasi yang memudahkan para ibu dalam hal :
1. Mendidik atau memantau perkembangan anak
2. Manajemen diri atau anak atau keluarga
3. Meningkatkan produktivitas
4. Menambah amalan ibu agar bisa lebih bermanfaat bagi banyak orang

Apakah hanya dikhususkan untuk satu tema atau boleh mixed ya?
Kemudian start from where?
Alhamdulillah mba Asti sang fasil membuka dialog seperti apa saja aplikasi atau teknologi yang sudah digunakan ibu-ibu. Umi kirain cuma aplikasi pendidikan anak aja. Hehehe. Ternyata aplikasi yang sudah digunakan yang bermanfaat bagi kita bisa juga.

Oke, let's start now from Prayer Times yang dikeluarkan oleh kodelokus.
Aplikasi ini adalah aplikasi penunjuk waktu sholat.
Kita bisa mengetahui kapan waktu sholat selanjutnya dan estimasi waktu yang tersisa dengan waktu sholat berikutnya. Aplikasi ini sangat membantu ketika kita di mall atau gedung yang kedap udara yang kita gak bisa dengar suara adzan. Atau bisa juga digunakandigun perjalanan / safar sehingga memudahkan kita dalam pelaksanaan shalat jama' qashar.

Kita juga bisa melihat kelima waktu sholat pada hari ini. Kita pun bisa menyetting suara adzan, takbir, atau tidak bersuara ketika waktu sholat tiba.
Di bawah daftar waktu sholat juga terdapat hadis dan kata mutiara kebaikan yang update setiap hari. Hitung-hitung ada ilmu yang bermanfaat bagi kita.

Nah, kita juga bisa me-refresh lokasi di mana kita berada. Mungkin dalam perjalanan yang tadinya ada di Palembang, kemudian kita berada di Kediri. Tentu saja waktu sholat berbeda. Kita bisa langsung refresh saja.

Selain itu aplikasi ini juga dilengkapi kompas kiblat. Sangat memudahkan bilamana kita bingung arah di suatu tempat.

Kita juga bisa menyetting notifikasi, azan, bahasa, display dsb.


Kekurangan aplikasi ini bilamana signal internet tidak ada, maka aplikasi ini tidak bisa memberikan waktu sholat yang tepat.
Lalu kaitan aplikasi ini dengan produktivitas seorang ibu apa? Kaitannya adalah ibu bisa mengatur waktu sholat (beribadah) dengan non ibadah sehingga kegiatan yang bersifat ibadah tidak terganggu dengan kegiatan non ibadah.
😊

#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Minggu, 30 September 2018

Fitrah Seksualitas#10

Diskusi ke-10 Fitrah Seksualitas dibawakan oleh kelompok 10 yang beranggotakan Arina Yulaikha, Dian Sukma K, Heni Puspita dan Suchi Desmaryta. Mereka mengangkat topik "Menjawab Pertanyaan Ajaib Anak Seputar Pendidikan Seksual".

Pertama, latar belakang perlunya pemahaman tentang pertanyaan pendidikan seksual adalah dari orang tua dan anak.



Tujuan pendidikan seks sejak dini:

Beberapa tips menjawab pertanyaan anak seputar pendidikan seks:


Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh anak-anak kepada orang tua beserta jawaban yang bijak untuk mereka.






































#bunda sayang
#fitrah seksualitas
#game level 11

Ulat 5

Apa Kelas Favoritmu? Tugas kali adalah menuliskan apa kelas favorit saya dan mengapa saya menyukainya. Saya sendiri sekarang masih berada...