Umi dan abi mengajak Naila untuk diimunisasi di Rumah Sakit Siloam. Sebenarnya ini telat sekali, seharusnya Naila imunisasi DPT ori yang kedua pada Mei kemarin, namun karena sedang mudik di Kediri jadi kelupaan dan belum sempat. Akhirnya minggu ini kami merealisasikannya. Hal ini mengakibatkan imunisasi DPT yang ketiganya pun harus mundur.
Sesampainya di lobby Rumah Sakit, Naila masih baik-baik saja. Sambil menunggu antrian loket, umi dan Naila membeli roti Brasserie. Setelah membeli roti, kami pun menuju ke poli anak. Ketika memasuki poli anak, Naila sudah menangis sejadi jadinya. Mau ditimbang saja, sudah menangis. Umi dan abi mencoba untuk menenangkannya. Kemudian kami bermain di playground sambil memberikan sounding kepada Naila.
Umi: " Naila habis ini disuntik dokter ya. Nggak usah takut. Cuma sakit sedikit kayak digigit semut. Naila anak shalihah dan pintar khan jadi harus berani. Berani seperti lion yang kuat. Roar...roar...roar"
Kamipun segera menuju ke ruang dokter setelah dipanggil oleh suster sesuai antrian. Dan, Naila semakin histeris menangis dengan kerasnya.
Abi: " Gak apa-apa, sayang."
Umi: " Umi dan abi di sini. Sebentar aja ya nak. Biar Naila tambah sehat dan kuat. Naila pintar kok."
Abi dan suster memegangi tangan dan kaki Naila, sedangkan dokter menyuntikkan vaksin. Setelah selesai, umi langsung menggendong Naila dan mengajaknya keluar karena Naila mutah di ruangan dokter. Umi langsung menuju kamar mandi dan membilas bekas mutahan Naila. kemudian abi dan umi mengganti baju Naila. Masyaallah... Ini PR umi abi menenangkan Naila saat ke dokter nih.
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
Tampilkan postingan dengan label Tantangan 10 Hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tantangan 10 Hari. Tampilkan semua postingan
Kamis, 30 Agustus 2018
Sabtu, 11 Agustus 2018
Creative#10
Pagi itu umi mengajak Naila mengaji di rumah tante Reni. Seperti biasa setiap hari Jumat, ibu-ibu komplek mengadakan pengajian tiap seminggu sekali. Di sana kami disuguhi air minum mineral. Nailapun mengambil air mineral tersebut. Ia meminta dicobloskan air mineral dalam kemasan gelas tersebut dengan sedotan yang telah disediakan. Kemudian, ia meminumnya. Tak lama kemudian, lubang sedotan yang mengkoyak bagian bukaan plastik yang atas itu, dikoyaknya lagi hingga meluas agar plastiknya hilang. Ketika ia tidak bisa menyobek plastik itu, ia pun meminta umi untuk menyobeknya hingga habis. Setelah itu, diemutnya sedotan tersebut.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Creative#9
Naila baru aja minum dengan menggunakan gelas tumbler. Kemudian ia meminta gelas tersebut beserta tutupnya. Ia mencoba menutup gelas tersebut. Tak lama kemudian ia membawa gelas tersebut kesana kemiri. Kemudian gelas itu terjatuh di lantai dan berputar, ia mengejarnya sampai dapat. Karena hal ini menarik, ia putar lagi gelas tersebut dan berusaha meraihnya kembali. Ia mengejar gelas tersebut sambil merangkak dengan semangatnya.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Jumat, 10 Agustus 2018
Creative#8
Naila suka sekali memakai sepatu umi. Mungkin karena besar, jadi gampang makainya. Tinggal slup aja. Kalau sepatu Naila sendiri masih kesusahan masukin ke kakinya sendiri kali ya. Hehehe
Pagi itu umi memasak di dapur. Seperti biasa ia akan ikut di dapur untuk mencari panci atau baskom untuk dimainkan. Bila sudah, ia akan mengambil sepatu umi di rak sepatu. Ia pun memakainya dan berjalan-jalan kesana kemari. Hihihi. Kayak naik perahu aja.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Pagi itu umi memasak di dapur. Seperti biasa ia akan ikut di dapur untuk mencari panci atau baskom untuk dimainkan. Bila sudah, ia akan mengambil sepatu umi di rak sepatu. Ia pun memakainya dan berjalan-jalan kesana kemari. Hihihi. Kayak naik perahu aja.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Kamis, 09 Agustus 2018
Creative#7
Pagi itu, umi mengajak Naila untuk mencuci baju. Ketika umi mulai memasukkan pakaian di mesin cuci, Naila bermain di jemuran. Ia mengambil hanger yang menggantung. Setelah diambili, kemudian ia gantung lagi ke jemuran. Agak susah bila ia tidak menggantungnya dengan benar. Kadang ia marah dan jengkel.
Naila: "uh"
Umi: "Ayo Naila bisa. Ayo digantung yang pas biar bisa."
Namun bila ia tidak tahan, ia akan menggeret tangan umi agar membantu menggantung hanger-hanger tersebut.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Naila: "uh"
Umi: "Ayo Naila bisa. Ayo digantung yang pas biar bisa."
Namun bila ia tidak tahan, ia akan menggeret tangan umi agar membantu menggantung hanger-hanger tersebut.
Umi: "Naila, lihat hangernya ada yang warnanya hijau, ada kuning, dan ada yang putih. Wah, berwarna-warni ya"
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Selasa, 07 Agustus 2018
Creative#6
Sore itu, umi dan Naila pergi jalan-jalan di sekitar komplek. Tetangga kami yakni Fara dan Mahira pun juga kadang-kadang jalan-jalan juga setiap sore, jadi kami sering bertemu. Umi menggunakan kesempatan ini untuk menyuapi Naila. Ketika waktu sudah mendekati Maghrib, kami pun pulang.
Sesampainya di rumah, umi membuka gembok dan masuk. Naila tertarik dengan gembok tersebut dan memintanya. Ia pun mulai memasukkan dan menarik gembok tersebut.
Umi: "Naila mau ngunci gemboknya ya. Dipaskan di lubang gembok ya biar masuk dan terkunci. Ayo sedikit lagi. Nah, itu masuk."
Kemudian ia meminta membukakan kembali gemboknya dengan kunci dan dikunci lagi, seperti itu berulang kali.
Usia sekarang ini, ia memang sangat tertarik akan banyak hal.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Sesampainya di rumah, umi membuka gembok dan masuk. Naila tertarik dengan gembok tersebut dan memintanya. Ia pun mulai memasukkan dan menarik gembok tersebut.
Umi: "Naila mau ngunci gemboknya ya. Dipaskan di lubang gembok ya biar masuk dan terkunci. Ayo sedikit lagi. Nah, itu masuk."
Kemudian ia meminta membukakan kembali gemboknya dengan kunci dan dikunci lagi, seperti itu berulang kali.
Usia sekarang ini, ia memang sangat tertarik akan banyak hal.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Kamis, 02 Agustus 2018
Creative#5
Pagi itu, umi beres-beres laci yang isinya amburadul karena saking banyaknya barang yang ditaruh sana. Entah itu masih dipakai atau tidak, kadang dicemplungkan aja. Jadilah umi memilah-milah barang yang bisa dibuang sekarang dan masih disimpan kembali.
Naila pun ikutan membantu umi. Ia melihat-lihat sesuatu yang menarik hatinya. Salah satunya, buku doa sehari-hari. Ia juga menemukan pulpen. Dan mulailah ia beraksi. Buku doa tersebut dicoret-coretnya dengan pulpen tersebut.
Umi: "Naila belajar menulis ya. Ini umi ada buku kosong, bisa dicoret-coret. Buku doanya dibaca aja, jangan dicoret-coret."
Ia beralih sebentar ke buku kosong, kemudian kembali lagi ke buku doa.
Umi: "Wah, doa apa itu yang dilihat Naila? Doa menerima hadiah ya? Coba yuk dibaca .
Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiina hamdan yuwaafii ni'amahu wa yukaafi-u maziidah".
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Naila pun ikutan membantu umi. Ia melihat-lihat sesuatu yang menarik hatinya. Salah satunya, buku doa sehari-hari. Ia juga menemukan pulpen. Dan mulailah ia beraksi. Buku doa tersebut dicoret-coretnya dengan pulpen tersebut.
Umi: "Naila belajar menulis ya. Ini umi ada buku kosong, bisa dicoret-coret. Buku doanya dibaca aja, jangan dicoret-coret."
Ia beralih sebentar ke buku kosong, kemudian kembali lagi ke buku doa.
Umi: "Wah, doa apa itu yang dilihat Naila? Doa menerima hadiah ya? Coba yuk dibaca .
Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiina hamdan yuwaafii ni'amahu wa yukaafi-u maziidah".
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Rabu, 01 Agustus 2018
Creative#3
Naila suka sekali main air. Mungkin hal ini juga terjadi pada anak-anak pada umumnya. Hehehe
Kalau lagi kehabisan ide, umi akan membawa Naila mainan air di wastafel. Umi berikan baskom, sendok, botol, dan gelas.
Kadang abi ngledekin, "Kamu itu manusia air ya Nay. Kalau mainan air suka banget".
Nailapun mengisi air dalam baskom, kemudian membuangnya dengan sendok. Kadang juga air sebaskom ditumpahkan.Tak jarang, ia membuat lantai basah semua.
Umi: "Naila pintar dan kreatif sekali ya. Lantainya sampai basah kena air" (sambil ngelus dada).
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Kalau lagi kehabisan ide, umi akan membawa Naila mainan air di wastafel. Umi berikan baskom, sendok, botol, dan gelas.
Kadang abi ngledekin, "Kamu itu manusia air ya Nay. Kalau mainan air suka banget".
Nailapun mengisi air dalam baskom, kemudian membuangnya dengan sendok. Kadang juga air sebaskom ditumpahkan.Tak jarang, ia membuat lantai basah semua.
Umi: "Naila pintar dan kreatif sekali ya. Lantainya sampai basah kena air" (sambil ngelus dada).
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Senin, 30 Juli 2018
Creative#4
Naila sekarang mulmu suka nyanyi, apalagi umi sekarang sering nyalain shalawatnya Haddad Alwi dan Sulis yang berjudul Ummy.
Pagi itu, Naila disuapin abi. Abi sengaja nyalain shalawat Haddad Alwi dan Sulis. Ketika sampai pada shalawat Ummy, ia pun menirukan.
Ia pun sambil berjoged kesana kemari, maju, mundur, ke kanan, ke kiri. Kadangkala, tangan Naila ditengadahkan seperti anak-anak yang menjadi backing vokalnya.
Naila: ummy...ummy...ummy...
Ah, Naila semakin besar semakin pandai menirukan. Ayo ungkapkan isi hatimu, nak. Cepatlah bicara...
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Pagi itu, Naila disuapin abi. Abi sengaja nyalain shalawat Haddad Alwi dan Sulis. Ketika sampai pada shalawat Ummy, ia pun menirukan.
Ia pun sambil berjoged kesana kemari, maju, mundur, ke kanan, ke kiri. Kadangkala, tangan Naila ditengadahkan seperti anak-anak yang menjadi backing vokalnya.
Naila: ummy...ummy...ummy...
Ah, Naila semakin besar semakin pandai menirukan. Ayo ungkapkan isi hatimu, nak. Cepatlah bicara...
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Sabtu, 28 Juli 2018
Creative#2
Saat abi, umi, dan Naila berjalan-jalan ke Palembang Icon, kami sempatkan untuk makan siang di sana. Kami memutuskan untuk menyantap makanan di Chop Buntut. Setelah sampai di sana, kami memilih tempat duduk no 25 dan pramusaji pun menghampiri kami. Kemudian ia pun memberikan buku menu, pensil & checklist menu untuk memesan. Saat umi dan abi melihat-lihat menu dan mencatatnya di checklist menu, Naila pun tertarik untuk ikutan menulis.
Umi: "Naila mau pesan apa? Umi yang centangin ya."
Ia meminta pensil tersebut dan mulai membuat garis seolah-olah menulis.
Abi: "Oke deh, Naila anak pintar menulis ya. Abi langsung pesan aja ke waiter-nya. Tunggu sebentar ya".
Abi pun langsung menuju ke waiter dan memesan sup iga, nasi bakar, dan juz alpukat.
Kami memberikan kesempatan kepada Naila untuk mengekspresikan apa yang ingin ia lakukan dengan menulis. Meski masih berupa coretan, paling tidak ia dapat berpikir kreatif sesuka hatinya.
Setelah beberapa saat kemudian, masakannya pun jadi dan dihidangkan. Kami segera memakannya.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Umi: "Naila mau pesan apa? Umi yang centangin ya."
Ia meminta pensil tersebut dan mulai membuat garis seolah-olah menulis.
Abi: "Oke deh, Naila anak pintar menulis ya. Abi langsung pesan aja ke waiter-nya. Tunggu sebentar ya".
Abi pun langsung menuju ke waiter dan memesan sup iga, nasi bakar, dan juz alpukat.
Kami memberikan kesempatan kepada Naila untuk mengekspresikan apa yang ingin ia lakukan dengan menulis. Meski masih berupa coretan, paling tidak ia dapat berpikir kreatif sesuka hatinya.
Setelah beberapa saat kemudian, masakannya pun jadi dan dihidangkan. Kami segera memakannya.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Kamis, 26 Juli 2018
Creative#1
Alhamdulillah, kita sekarang berada di materi 9 yakni tentang kreativitas anak. Sore ini, sehabis maghrib kami luangkan waktu untuk membaca. Naila masih menyukai buku bergambar hewan. Jika ditanya, ia pun bisa menyebutkan beberapa hewan dalam gambar meski belum sempurna.
Umi: " Naila ini apa namanya?"
Naila: "ba..ba.."
Umi: "Oh ya pintar. Domba yang bunyinya ba..ba... Kalau ini apa?"
Naila: "moo...mo..."
Umi: "iya pintar sekali, sapi yang bunyinya moo...moo..."
Kemudian ia membuka bukunya dari akhir hingga awal. Kemudian ia ulangi lagi dari akhir ke awal. Ia menemukan suatu hal baru, yakni kertas bisa dimainkan halamannya sehingga menimbulkan gerakan dan bunyi.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Umi: " Naila ini apa namanya?"
Naila: "ba..ba.."
Umi: "Oh ya pintar. Domba yang bunyinya ba..ba... Kalau ini apa?"
Naila: "moo...mo..."
Umi: "iya pintar sekali, sapi yang bunyinya moo...moo..."
Kemudian ia membuka bukunya dari akhir hingga awal. Kemudian ia ulangi lagi dari akhir ke awal. Ia menemukan suatu hal baru, yakni kertas bisa dimainkan halamannya sehingga menimbulkan gerakan dan bunyi.
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Sabtu, 14 Juli 2018
Cerdas Finansial#10
Waktu sudah menunjukkan pukul 16.30 WIB. Abi, umi, dan Naila keluar untuk makan. Kami khawatir kalau kemalaman, Naila keburu kelaparan.
Kemudian kami menuju Dapoer Belitung. Kami memesan sop iga untuk Naila karena Naila makannya masih cenderung kuah-kuahan. Abi memesan kerang, umi cumi asam manis. Minumnya kami memesan juz sirsak dan es jeruk kunci.
Umi: "Naila waktunya makan ya. Nanti minum jusnya lagi."
Setelah makan, kami kembali lagi ke hotel. Melihat sun set sebentar di belakang.
Duduk-duduk di lobby. Kemudian kembali ke kamar.
Umi: "Naila sini umi dan abi pijitin sambil digosok minyak telon. Biar badannya gak capek. Alhamdulillah ya Naila kita masih diberi kesehatan sama Allah. Ayo Naila cepet tidur, besok kita main lagi."
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Kemudian kami menuju Dapoer Belitung. Kami memesan sop iga untuk Naila karena Naila makannya masih cenderung kuah-kuahan. Abi memesan kerang, umi cumi asam manis. Minumnya kami memesan juz sirsak dan es jeruk kunci.
Umi: "Naila waktunya makan ya. Nanti minum jusnya lagi."
Setelah makan, kami kembali lagi ke hotel. Melihat sun set sebentar di belakang.
Duduk-duduk di lobby. Kemudian kembali ke kamar.
Umi: "Naila sini umi dan abi pijitin sambil digosok minyak telon. Biar badannya gak capek. Alhamdulillah ya Naila kita masih diberi kesehatan sama Allah. Ayo Naila cepet tidur, besok kita main lagi."
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Cerdas Finansial#9
Alhamdulillah Abi, umi, dan Naila sampai juga di hotel BW suite Belitung. Sembari menunggu abi check in, umi dan Naila duduk di kolam ikan. Ikannya besar-besar. Naila ketakutan melihat ikan-ikan tersebut. Hihihi
Umi: "Gak apa-apa sayang. Gak usah takut sama ikan. Ikannya khan di kolam."
Setelah mendapat kamar, kami gantian untuk mandi. Kemudian, sholat dhuhur ashar yang dijamak qashar.
Akhirnya, kami beristirahat sejenak sambil menunggu sore.
Umi:" Alhamdulillah ya Naila kita sudah sampai Belitung dan menginap di hotel. Sekarang kita istirahat dulu ya"
Namun, Naila tidak langsung tidur. Ia masih main-main telepon. Pindah-pindah dan naik turun di kasur.
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Umi: "Gak apa-apa sayang. Gak usah takut sama ikan. Ikannya khan di kolam."
Setelah mendapat kamar, kami gantian untuk mandi. Kemudian, sholat dhuhur ashar yang dijamak qashar.
Akhirnya, kami beristirahat sejenak sambil menunggu sore.
Umi:" Alhamdulillah ya Naila kita sudah sampai Belitung dan menginap di hotel. Sekarang kita istirahat dulu ya"
Namun, Naila tidak langsung tidur. Ia masih main-main telepon. Pindah-pindah dan naik turun di kasur.
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Cerdas Finansial#8
Dalam perjalanan ke Belitung, Naila tidur di pesawat. Alhamdulillah, tidak ada drama airplane.
Sesampainya di Belitung, kami mampir ke warung Wan Bie. Di sana kita mencoba makanan khas Belitung, makan bedulang. Makan bedulang maksudnya makanan disajikan di atas dulang yakni besi yang berbentuk bulat. Katanya makanan seperti ini dihidangkan saat ada hajatan.
Menu makan bedulang tadi ada gangan ikan, ayam opor Belitung, teri goreng, oseng kacang panjang wortel kentang, bakso ikan, sambal, dan timun.
Umi:" Naila, karena makanannya semua pedas. Naila minum jus mangga saja ya. Umi & abi yang makan."
(Wah, orang tuanye makan sendiri...)
Umi:"Naila minum juz mangga, Alhamdulillah ya. Umi kepedesan juga Alhamdulillah..."
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Sesampainya di Belitung, kami mampir ke warung Wan Bie. Di sana kita mencoba makanan khas Belitung, makan bedulang. Makan bedulang maksudnya makanan disajikan di atas dulang yakni besi yang berbentuk bulat. Katanya makanan seperti ini dihidangkan saat ada hajatan.
Menu makan bedulang tadi ada gangan ikan, ayam opor Belitung, teri goreng, oseng kacang panjang wortel kentang, bakso ikan, sambal, dan timun.
Umi:" Naila, karena makanannya semua pedas. Naila minum jus mangga saja ya. Umi & abi yang makan."
(Wah, orang tuanye makan sendiri...)
Umi:"Naila minum juz mangga, Alhamdulillah ya. Umi kepedesan juga Alhamdulillah..."
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Cerdas Finansial#7
Alhamdulillah, umi, abi, dan Naila sampai di Bangka. Sembari menunggu pesawat selanjutnya, kami mencoba ke outlet Warung Kopi Tung Tau. Kami memesan kopi susu, roti bakar keju cokelat, dan soto ayam untuk mengganjal perut Naila.
Umi: "Alhamdulillah, Naila kita sudah sampai di Bangka. Sambil menunggu pesawat berikutnya ke Belitung, maem dulu ya."
Umipun menyuapi Naila soto ayam. Awalnya ia duduk manis di baby chair, namun lama-kelamaan ia minta turun dan berlarian kesana kemari.
Setelah makan, kami menuju ruang tunggu. Lalu umi dan abi mengganti popok Naila. Kemudian, kami memilih tempat yang dekat dengan kids corner.
Umi: "Alhamdulillah, Naila sudah makan dan ganti popok. Sekarang main dulu ya. Naila seneng khan bisa singgah di Bangka. Terimakasih sama Allah ya."
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Umi: "Alhamdulillah, Naila kita sudah sampai di Bangka. Sambil menunggu pesawat berikutnya ke Belitung, maem dulu ya."
Umipun menyuapi Naila soto ayam. Awalnya ia duduk manis di baby chair, namun lama-kelamaan ia minta turun dan berlarian kesana kemari.
Setelah makan, kami menuju ruang tunggu. Lalu umi dan abi mengganti popok Naila. Kemudian, kami memilih tempat yang dekat dengan kids corner.
Umi: "Alhamdulillah, Naila sudah makan dan ganti popok. Sekarang main dulu ya. Naila seneng khan bisa singgah di Bangka. Terimakasih sama Allah ya."
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Cerdas Finansial#6
Alhamdulillah, kesempatan kali ini umi dan Naila ikut abi dinas ke Belitung. Kami mengambil penerbangan pukul 08.00 WIB dengan pesawat Sriwijaya Air, kemudian transit di Bangka dan dilanjutkan ke Belitung dengan Nam Air.
Tak lupa, umi memberikan sounding Naila agar tidak menangis di pesawat. Mudik ke Jawa kemarin Naila nangis tidak henti-hentinya sebelum pesawat mendarat because of turbulence. Naila takut banget.
Sebelum berangkat, umi membimbing Naila untuk berdoa.
Umi:
Anak yang sholihah adalah anak yang bersyukur atas nikmat Allah. Alhamdulillah.
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Tak lupa, umi memberikan sounding Naila agar tidak menangis di pesawat. Mudik ke Jawa kemarin Naila nangis tidak henti-hentinya sebelum pesawat mendarat because of turbulence. Naila takut banget.
Sebelum berangkat, umi membimbing Naila untuk berdoa.
Umi:
بسم الله توكلت على الله لا حول ولاقوة الا بالله العلي العظيم
سبحان الذي سخرلنا هذا وماكنا له مقرنين وانا الى ربنا لمنقلبون
Alhamdulillah, kita bersyukur bisa naik pesawat ya Naila. Naila gak usah takut dan nangis ya. Semoga Allah memberikan keselamatan perjalanan kita semua. Naila pemberani donk...
Anak yang sholihah adalah anak yang bersyukur atas nikmat Allah. Alhamdulillah.
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Kamis, 12 Juli 2018
Cerdas Finansial#5
Naila suka sekali bongkar-bongkar dompet. Sore itu Naila menemukan dompet umi yang tak sengaja diletakkan dalam tas di lantai. Mulailah aksinya yang bikin gemas.
Umi: "Naila anak shalihah, ini namanya dompet. Tempat untuk menyimpan uang. Naila harus bisa mengatur uang ya. Bisa menggunakan sesuai kebutuhan, bukan keinginan semata."
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Umi: "Naila anak shalihah, ini namanya dompet. Tempat untuk menyimpan uang. Naila harus bisa mengatur uang ya. Bisa menggunakan sesuai kebutuhan, bukan keinginan semata."
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Cerdas Finansial#4
Sore ini, umi mengajak Naila jalan-jalan di sekitar komplek. Di jalan, kami bertemu dengan kak Alea, kak Adisa, dan kak Abas. Akhirnya, kami bersama-sama menuju masjid. Di sana terdapat tempat sandaran sepeda untuk memarkirnya. Mereka asyik naik-turun di sela-selanya. Nailapun mengikuti mereka.
Di saat sedang asyik main, tak lupa umi mengatakan ke Naila sedikit pesan kepadanya.
Umi: "Naila salah satu rejeki yang ada pada kita adalah teman-teman di sekitar Naila. Teman-teman yang baik akhlaknya adalah keberkahan. Yang baik ya dengan teman"
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Di saat sedang asyik main, tak lupa umi mengatakan ke Naila sedikit pesan kepadanya.
Umi: "Naila salah satu rejeki yang ada pada kita adalah teman-teman di sekitar Naila. Teman-teman yang baik akhlaknya adalah keberkahan. Yang baik ya dengan teman"
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Rabu, 11 Juli 2018
Cerdas Finansial#3
Sore ini sambil nunggu abi pulang kerja, umi nyalain video shalawat Abiy yang dinyanyikan Haddad Alwi dan Sulis. Shalawat ini menceritakan tentang pentingnya berterima kasih kepada ayah. Dalam video tersebut digambarkan ayah yang bekerja sebagai tukang becak. Setiap harinya mengayuh becak di tengah terik matahari yang menyengat untuk mendapatkan uang.
Umipun menyelipkan pesan untuk Naila.
Umi: "Naila lihat itu ada tukang becak kecapean kerja buat keluarganya. Kita harus bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan ya"
Naila: "Abi"
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Umipun menyelipkan pesan untuk Naila.
Umi: "Naila lihat itu ada tukang becak kecapean kerja buat keluarganya. Kita harus bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan ya"
Naila: "Abi"
#Tantangan10Hari
#Level8
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#KuliahBunsayIIP
Rabu, 04 Juli 2018
Cerdas Finansial#2
Hari ini umi memperkenalkan Naila uang logam dan kertas. Ada kaleng biskuit bekas yang dipakai abi untuk mengumpulkan uang kembalian.
Umi: "Naila uang itu ada dua. Uang receh dan uang kertas. Uang receh yang dari logam ini. Bunyi kricik...kricik...kricik...
Nah, satu lagi ini uang kertas."
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#CerdasFinansial
Umi: "Naila uang itu ada dua. Uang receh dan uang kertas. Uang receh yang dari logam ini. Bunyi kricik...kricik...kricik...
Nah, satu lagi ini uang kertas."
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangHarusDicari
#CerdasFinansial
Langganan:
Postingan (Atom)
Ulat 5
Apa Kelas Favoritmu? Tugas kali adalah menuliskan apa kelas favorit saya dan mengapa saya menyukainya. Saya sendiri sekarang masih berada...
-
Alhamdulillah, kita telah sampai hari ke-4. Naila tadi pagi membaca buku ABC. Naila sudah tau sekarang kalau baca buku ABC dia menyuarakan ...
-
Alhamdulillah, sudah saatnya kami melanjutkan game level 5. Tantangan kali ini adalah menstimulasi baca anak. Kami diminta untuk membuat poh...
























