Jumat, 28 September 2018

Fitrah Seksualitas#8

Presentasi pada tgl 27 September 2018 jatuh pada kelompok 6. Mereka beranggotakan Dwi, Eka, Maya, dan Rahmi. Mereka mengambil judul yang sangat menarik yakni, " Memaksimalkan peran orang tua long distance relationship (LDR) dalam menghadapi fase aqil baligh anak".

Berikut penjelasan lebih detail.










#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11

Kamis, 27 September 2018

Fitrah Seksualitas#7

26 September 2018 adalah kesempatan kelompok 7 untuk membawakan materi. Mereka terdiri dari Elsy, Yenof, dan Febri. Mereka mengangkat tema yang pernah diangkat kelompok sebelum-sebelumnya, yakni Fitrah Seksualitas Anak.
Berikut ulasan yang dirangkum oleh saudara Elsy Hidayat.



🌺Fitrah Seksualitas Anak 🌺

🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵
Fitrah seksualitas adalah pola berfikir yang di aplikasikan berupa tindakan, sikap dan perilaku seseorang yang dilihat sesuai dengan norma dalam budaya masyarakat yang mencirikan status gendernya apakah dia perempuan atau laki-laki (Harry Santoso, 2017). Dalam pengertian tersebut maka jelaslah bahwa secara fitrah manusia itu dilahirkan hanya dua pilihan: yaitu laki-laki atau perempuan. Maka jika ada selain itu, maka bisa disebut sebagai penyimpangan fitrah seksualitas.

Untuk apa ada pendidikan fitrah seksualitas pada anak ?

A. Supaya anak mengetahui status /identitas gendernya.

Karena identitas gender bukanlah sesuatu yang otomatis melekat pada diri anak, karena di setiap titik proses tumbuh kembang sesungguhnya anak aktif membentuk diri mereka tentang makna menjadi perempuan atau menjadi laki-laki. Jadi kesadaran identitas gender pada anak dipengaruhi oleh faktor fisik (gen), sosial, dan psikologis. Faktor gen memicu hormon dan berkembang menjadi karakteristik seksual yang bersifat internal (bentuk tubuh, jenis vocal, dll) dan eksternal yang akan mempengaruhi perilaku.

B. Pembentukan Konsep Diri Awal

Ketika identifikasi gender berhasil anak selesaikan, maka anak akan mampu mengembangkan skema gender berupa pengaturan tubuh sampai ke pengetahuan bagaimana SEHARUSNYA menjadi laki-laki atau perempuan yang akan teraplikasi dikehidupan sehari-hari hingga mereka dewasa.

Lalu apa saja gejala penyimpangan fitrah seksualitas ?

Umumnya individu yang mengalami penyimpangan fitrah seksualitas akan terlihat haus kasih sayang akan sosok panutan yang hilang perannya. Jika perempuan dan kehilangan sosok ayah, maka dia haus kasih sayang  dan cinta seorang ayah, tindakannya akan selalu mencari lelaki yang bisa memuaskan kebutuhannya tersebut. Hasil akhir kerusakannya adalah tindakan seks bebas (Nauzubillah). Ketika sudah berkeluarga, maka dia tidak mampu mencintai suaminya sendiri apalagi menjalankan perannya sebagai Ibu.

Lalu bagaimana dengan sosok Laki-laki yang kehilangan fitrah seksualitasnya dan kehilangan peran Ibu? Maka laki-laki tersebut mempunyai potensi untuk mudah melecehkan perempuan,  seks bebas dan play boy. Tingkat kerusakannya adalah anak menyimpang menjadi Guy (nauzubillah).

Lalu bagaimana cara mendidik Fitrah Seksualitas ?

Pendidikan fitrah seksualitas BERBEDA dengan pendidikan sek. Pendidikan fitrah seksualitas dimulai semenjak dari bayi lahir. Pendidikan fitrah seksualitas memerlukan pendekatan yang berbeda pada setiap tahapan usia anak. Berikut tahapannya :

1. Usia 0 sd 2 tahun

Anak laki-laki dan anak perempuan di dekatkan dengan ibunya, tahapan ini bisa terpenuhi alami pada proses menyusui.

2. Usia 3 sd 6 tahun

Anak laki-laki dan anak perempuan harus dekat dengan Ayah dan Ibunya sebagai proses penyeimbangan Emosi dan Rasional.

3. Usia 7 sd 10 tahun

Anak laki-laki harus dekat dengan ayahnya untuk menggeser Ego sentris menjadi Sosio sentris dan masuk perintah sholat. Anak perempuan didekatkan dengan ibunya agar peran keperempuan dan peran keibuannya bangkit.

4. Usia 10 sd 14 tahun

Pada usia ini kategori puncak fitrah seksualitas dimulai, serius menuju peran kedewasaan dan pernikahan. Karena diusia ini peran biologis secara ilmiah Allah SWT munculkan. Anak laki-laki didekatkan ke Ibu dan anak perempuan didekatkan ke Ayah sebagai proses awal pengenalan sosok lawan jenis.

GOAL dari fitrah seksualitas adalah : Anak siap secara bertanggung jawab unttuk berperan penuh sebagai Ayah atau Ibu dalam rumah tangga melalui pernikahan, terencana dalam membangunnya, memahami adab dalam menjalankan perannya serta mampu menjadi tauladan yang baik untuk generasi berikutnya.

Semoga kita dapat menerapkan pendidikan fitrah seksualitas pada anak, supaya anak laki-laki tumbuh  sebagai lelaki dan Ayah SEJATI, dan anak perempuan tumbuh menjadi Perempuan dan Ibu SEJATI. Aamiin


🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵

Daftar Pustaka:

Ust. Harry Santosa. Pendidkan Berbasis Fitrah. 2016.

Jane Brooks. The Process of PARENTING. Pustaka Pelajar. Yogyakarta. 2011.

Laura A. King. Psikologi Umum. Salemba Humanika. Jakarta. 2010


#BundaSayang
#FitrahSeksualitas
#GameLevel11

Rabu, 26 September 2018

Fitrah Seksualitas#6

Malam tadi telah dilakukan diskusi mengenai fitrah seksualitas oleh kelompok 2. Mereka adalah Eva, Linda, Rika, Wilda, dan Nita.














Presentasi kali ini sangat menarik karena gambar yang baik, sehingga mudah dimengerti.

#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11

Selasa, 25 September 2018

Fitrah Seksualitas#5

Malam ini, 24 September 2018 tibalah kelompok saya yang menyajikan presentasi. Kelompok kami terdiri dari saya sendiri-Lisda, Yelvita, Detti, Sulistia dan Selvi. Sempat deg-degan karena yang kebagian buat slide dikiranya masih besok kita presentasi. Akhirnya dengan ikhtiar yang kuat hingga detik-detik menjelang presentasi, berhasil juga merampungkannya.

Kelompok kami memilih topik tentang Pencegahan Penyimpangan Orientasi Seksual Same Sex Attraction (SSA) dengan Menumbuhkan Fitrah Seksualitas sejak dini.

Pertama, kami menjelaskan beberapa pengertian yang perlu diperhatikan untuk pembahasan lebih lanjut.
🌷Apa orientasi seksual?
🌷Jenis-jenis orientasi seksual:
🌷Perbedaan SSA dengan lesbian atau gay.


🌸Faktor-faktor penyebab terjadinya penyimpangan orientasi seksual.🌸



Dapat disimpulkan penyebab penyimpangan orientasi seksual bukanlah bawaan lahir atau genetis (bio genic), tetapi ini adalah penyakit kejiwaan akibat salah asuh (psycho genic) dan salah budaya (socio genic) atau gaya hidup (seperti yang ditulis Ust Harry Santosa dalam bukunya FBE).

🌸Bahaya perilaku penyimpangan seksual🌸

🌸 Gejala-gejala adanya penyimpangan orientasi seksual pada seseorang🌸




🌸Langkah-langkah pencegahan agar anak tidak terjangkit penyimpangan orientasi seksual 🌸
🌸 Langkah-langkah penyelesaian jika anak mengalami penyimpangan orientasi seksual 🌸



🌸Referensi🌸
Demikianlah presentasi dari kelompok 5.
Berikut ini adalah potongan salah satu surat Al-Quran. Semoga dapat dijadikan renungan kita bersama sebagai pendidik anak-anak kita.

#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11

Senin, 24 September 2018

Fitrah Seksualitas#4

Bila melihat kembali diskusi fitrah seksualitas yang sudah berlangsung kemarin-kemarin, salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak usia 0-2 tahun adalah memperkenalkan organ tubuhnya. Saat memandikan Naila adalah yang pas sepertinya.
Sore itu, umi memandikan Naila. Umi menyabuni badan Naila dan menanyakan beberapa anggotan badannya.
Umi: "kepala mana?"
Naila pun menunjuk kepalanya.
Umi: "hidungnya Naila mana?"
Kemudian ia pun menunjuk hidung.
Umi: "perut mana?"
Naila juga menunjuk perutnya.
Umi: "kaki?"
Ia pun juga menunjuk kakinya.

#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11

Minggu, 23 September 2018

Fitrah Seksualitas#3

Diskusi ketiga pada hari Sabtu, 22 September 2018 dibawakan oleh kelompok  1 yang beranggotakan Laeli, Mimi, Naqiyyah, Elina, dan Indah Budiarti. Mereka mengangkat judul "Pentingnya Pendidikan Seksualitas".

Pertama, mereka mengingatkan peserta untuk dapat membedakan apa itu seks, seksualitas, dan pendidikan seksualitas.
Seks mengacu pada jenis kelamin.
Seksualitas mengacu pada sifat atau ciri.
Pendidikan seksual merupakan langkah atau usaha agar anak berpikir, bersikap, merasakan kasih sayang, mengekspresikan diri dalam pembentukan perhargaan dirinya sendiri kelak.

⚫Latar belakang perlunya pendidikan seksual:
1. Pertumbuhan anak-anak yang semakin cepat dari generasi orang tuanya
2. Banyaknya anak-anak mengakses media porno

⚫Urgensi pendidikan seksual:
1. Untuk persiapan aqil baligh hingga pra nikah
2. Penyimpangan perilaku seks

⚫Pihak yang berperan dalam pendidikan seksual:
1. Orang tua
2. Lembaga Pendidikan
3. Masyarakat

⚫Waktu pendidikan seksual dilakukan:
1. 0-2 tahun, fase oral.
2. 2-4 tahun, fase anal.
3. 4-7 tahun, fase phalic.
4. 8-12 tahun, fase genital.

⚫ Tahapan pendidikan seksual:
1. Usia 1-5 tahun, mengenalkan anggota tubuh secara detail
2. Usia 5-10 tahun, menjawab pertanyaan dengan benar
3. Usia 10-12 tahun, mengenalkan haid, mimpi basah, perubahan fisik
4. Usia TK-SD
- jalin komunikasi secara terbuka
- pengarahan persepsi seks yang benar dan dengan bahasa yang mudah dimengerti
- menjelaskan secara ilmiah proses kelahiran dan persalinan secara sederhana
- mempersiapkan masa pubertas
5. Usia SMP
- menjelaskan organ seks secara detail
- menerangkan kondisi patologis (penyakit) sistem organ seksual
- memberikan pemahaman tanggung jawab moral dalam pergaulan
6. Usia SMA
- menjelaskan bahaya penyakit menular seks
- menjelaskan hubungan pria dan wanita
-penguatan iman dan akhlak




⚫ Deteksi dini orientasi seksual pada anak:

Daftar pustaka
#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11

Ulat 5

Apa Kelas Favoritmu? Tugas kali adalah menuliskan apa kelas favorit saya dan mengapa saya menyukainya. Saya sendiri sekarang masih berada...